Visualitas merupakan citra (image), baik dua dimensi (dwimatra) maupun tiga dimensional (trimatra) yang dapat diidentifikasi melalui indera optik kita (mata).Citra visual dua dimensional bisa berupa lukisan, poster, fotografi, cover buku, gambar di badan bus dan sebagainya. Sementara citra tiga dimensional bisa berupa relief, patung, bahkan objek benda sehari-hari sekalipun. kesemuanya adalah produk dari sebuah proses yang disebut merancang. Kerja perancangan lazim pula disebut dengan mendesain, yaitu praksis menyelaraskan (harmony), menyeimbangkan (balance) secara proporsional (proportion) sejumlah unsur desain, sehingga keseluruhan unsur tersebut menjadi menyatu (unity).
Keberhasilan memadukan unsur desain sehingga mampu menarik perhatian pengamat, dipengaruhi oleh kompetensi (kemampuan) seorang perancang (desainer) dalam 'memanipulasikan' unsur-unsur desain, yang berdasarkan prinsip-prinsip desain terjalin kesatuan dengan bidang gambar (picture plane) dan bingkai gambar (picture frame), di mana rancangan dibabarkan. Kata 'manipulasi' disini dipakai untuk memberikan tekanan, bahwa kerja perancangan atau mendesain pada dasarnya adalah menciptakan ilusi visual di atas bidang datar, yang mampu menghadirkan kedalaman ruang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar